Kronologi-Pernyataan Lengkap Israel Usai Luncurkan Serangan ke Iran

A general view of Tehran after several explosions were heard, in Tehran, Iran, October 26, 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY

Israel melancarkan serangan presisi terhadap target militer di Iran pada Sabtu (26/10/2026), sebagai tanggapan atas serangan Iran sebelumnya ke Negeri Zionis tersebut.

Israel sebelumnya telah berjanji akan membalas Iran atas serangan rudal 1 Oktober, yang merupakan serangan langsung kedua dari republik Islam tersebut kepada musuh bebuyutannya.

Eskalasi kekerasan yang cepat ini telah meningkatkan kekhawatiran di seluruh kawasan dan sekitarnya akan perang yang lebih luas, mempertemukan Israel dengan Iran dan sekutu-sekutu yang disebut sebagai “poros perlawanan” di berbagai front.

Iran pun telah menutup seluruh wilayah udaranya usai Israel meluncurkan serangan ke negara itu.

“Karena ketegangan regional, lalu lintas udara Irak telah ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut untuk menjaga keselamatan penerbangan sipil di wilayah udara Irak,” kata menteri transportasi negara itu dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita resmi INA, sebagaimana dikutip AFP.

Suspensi lalu lintas udara tersebut akan dilakukan hingga pemberitahuan selanjutnya dari otoritas.

Media pemerintah Iran pada hari yang sama melaporkan bahwa ledakan kuat terdengar di sekitar ibu kota, Teheran, tanpa memberikan rincian penyebab ledakan tersebut.

“Beberapa menit lalu, suara ledakan keras terdengar di sekitar Tehran, namun sumber suara tersebut belum jelas,” seperti dilaporkan oleh TV negara Iran.

Selain itu, seorang reporter AFP juga mengonfirmasi mendengar suara ledakan di Teheran.

Israel pun menyatakan serangan ke target militer Iran telah selesai, di masa rudalnya disebut berhasil menghantam fasilitas manufaktur senjata Teheran.

“Berdasarkan intelijen, pesawat IAF (angkatan udara) menyerang fasilitas produksi rudal yang digunakan untuk memproduksi rudal yang ditembakkan Iran ke Negara Israel selama tahun lalu,” kata militer dalam sebuah pernyataan.

“Secara bersamaan, IDF (militer) menyerang susunan rudal permukaan-ke-udara dan kemampuan udara Iran tambahan, yang dimaksudkan untuk membatasi kebebasan operasi udara Israel di Iran,” katanya.

“Pesawat kami telah kembali dengan selamat … Serangan balasan telah selesai dan misi telah terpenuhi,” militer menambahkan.

Namun, Israel kembali mengancam Iran agar tak melakukan pembalasan.

Militer Israel mengungkapkan serangan tersebut merupakan respons atas apa yang mereka sebut “serangan berkelanjutan selama berbulan-bulan dari rezim Iran.”

Menurut pernyataan militer Israel, “Rezim di Iran dan sekutu-sekutunya di wilayah tersebut telah terus-menerus menyerang Israel sejak 7 Oktober-di tujuh front-termasuk serangan langsung dari wilayah Iran.”

Serangan Iran pada April lalu yang menargetkan wilayah Israel secara langsung merupakan yang pertama kali terjadi sebagai balasan atas serangan udara mematikan Israel terhadap lampiran konsuler Iran di Damaskus. Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, menyebut balasan Israel terhadap serangan 1 Oktober itu akan “mematikan, presisi, dan mengejutkan.”

Serangan di Suriah

Pada saat hampir bersamaan, kantor berita pemerintah Suriah SANA mengatakan Israel melancarkan serangan udara dari Dataran Tinggi Golan dan Lebanon yang diduduki, yang menargetkan posisi militer di Suriah.

Mengutip sumber militer yang tidak disebutkan namanya, kantor berita tersebut mengatakan serangan itu menargetkan posisi di Suriah tengah dan selatan.

Serangan itu mendorong Suriah untuk mengaktifkan pertahanan udaranya, kata SANA, saat Israel mengumumkan akan meluncurkan “serangan presisi” di negara tetangga Iran.

“Pertahanan antipesawat kami menghadapi target musuh di langit sekitar Damaskus,” kantor berita negara SANA melaporkan di Telegram.

SANA sebelumnya melaporkan “suara ledakan” di sekitar ibu kota Suriah.

Sejak serangan mematikan terbesar dalam sejarahnya pada 7 Oktober 2023, Israel telah terlibat dalam pertempuran dengan Hamas di Gaza dan sejak akhir bulan lalu, juga terlibat perang dengan Hizbullah di Lebanon.

Baik Hizbullah dan Hamas adalah sekutu Iran, begitu pula kelompok bersenjata di Yaman, Irak, serta pemerintah di Suriah.

Serangan 7 Oktober 2023 yang memicu konflik tersebut menewaskan 1.206 orang di pihak Israel, kebanyakan dari mereka adalah warga sipil, menurut hitungan AFP dari data resmi Israel. Sebagai tanggapan, kampanye balasan Israel di Gaza telah menewaskan 42.847 orang, mayoritas warga sipil, menurut data dari kementerian kesehatan wilayah yang dikelola Hamas, yang dinilai dapat diandalkan oleh PBB.

Israel juga memperluas operasi mereka ke Lebanon, dengan tujuan untuk mengamankan perbatasan utara setelah hampir satu tahun serangan yang diluncurkan oleh Hizbullah yang didukung Iran untuk mendukung Hamas.

Di Lebanon, setidaknya 1.580 orang telah tewas sejak 23 September, berdasarkan data dari kementerian kesehatan Lebanon yang dikumpulkan AFP. Militer Israel mengeklaim bahwa seluruh kemampuan pertahanan dan serangannya telah “sepenuhnya dimobilisasi.” Juru bicara militer Daniel Hagari dalam pernyataan terpisah mengimbau warga untuk “waspada dan berjaga-jaga.”

https://theadventuresofcharliecrowe.com/

Raffi Ahmad Dkk Terancam Miskin, Sinyalnya Sudah Terlihat di Amerika

Influencer dengan bayaran tertinggi

Pekerjaan sebagai influencer terkenal seperti YouTuber Mr. Beast, hingga pesohor media sosial dalam negeri, Raffi Ahmad, menjadi impian banyak orang.

Namun, ternyata dunia kreator konten tak seindah yang terlihat di layar HP Anda. Industri tersebut sudah makin sesak dan memunculkan persaingan sengit untuk mendapat cuan.

Platform pun tak seroyal dulu memberikan komisi ke para kreator konten. Para brand kawakan juga lebih pilih-pilih untuk bekerja sama dengan influencer.

Setidaknya begitu menurut laporan The Wall Street Journal. Salah satu contohnya adalah Clint Brantley yang merupakan kreator konten full-time sejak tiga tahun lalu.

Brantley membagikan konten ke TikTok, YouTube, dan Twitch. Kebanyakan kontennya seputar tren yang berkaitan dengan game mobile Fortnite.

Meski memiliki lebih dari 400.000 follower dengan rata-rata view pada kontennya lebih dari 100.000, penghasilan Brantley pada tahun lalu lebih kecil daripada gaji median tahunan pekerja full-time di AS pada 2023 sebesar US$ 58.084 atau Rp 950 jutaan.

Pria berusia 29 tahun itu tak siap berkomitmen untuk menyewa apartemen karena penghasilannya yang tak tetap. Saat ini, Brantley masih tinggal dengan ibunya di Washington. “Saya sangat rentan,” ujarnya, dikutip dari The Wall Street Journal, Sabtu (26/10/2024).

The Wall Street Journal menuliskan bahwa meraih penghasilan yang layak dan dapat diandalkan sebagai kreator konten adalah hal yang sulit, dan akan makin sulit.

Platform makin lama makin kecil membagikan uang untuk unggahan populer. Di sisi lain, para brand lebih spesifik memilih kesepakatan dengan influencer.

Kondisi ini diperparah dengan ancaman TikTok diblokir di AS pada 2025 mendatang. Banyak kreator konten yang waswas apakah masih bisa meraup penghasilan dari media sosial jika salah satu channel sumber uangnya dihapus.

Industri Influencer Makin Sesak

Menurut laporan Goldman Sachs pada 2023, ratusan juta orang di seluruh dunia mengunggah konten yang menghibur dan mengedukasi di media sosial. Sekitar 50 juta orang mengumpulkan uang dari sana.

Bank investasi tersebut memperkirakan jumlah kreator yang menghasilkan pendapatan akan tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 10% hingga 20% pada tahun 2028.

Hal ini berkontribusi pada penambahan jumlah pencari nafkah, meski Departemen Tenaga Kerja tidak melacak gaji para influencer.

Secara rata-rata, kreator konten butuh waktu bulanan bahkan tahunan untuk mengumpulkan pendapatan dari platform media sosial, kerja sama brand, hingga link affiliate. Namun, makin banyak yang mencari rezeki dari industri ini, makin kecil pula ‘kue’ yang harus dibagi-bagi.

Menurut NeoReach, pada tahun lalu 48% influencer mengumpulkan kurang dari US$ 15.000 atau Rp 245 jutaan. Hanya 14% yang mengumpulkan uang lebih dari US$ 100.000 atau Rp 1,6 miliar.

Ketimpangan pemasukan influencer ini ditentukan beberapa faktor. Misalnya apakah influencer bekerja secara full-time atau part-time, tipe konten yang dibagikan, hingga durasi mereka berkarir sebagai influencer.

Beberapa orang yang terkenal saat pandemi Covid-19 dan fokus pada topik yang populer seperti fesyen, investasi, dan hack gaya hidup, mengaku sangat terbantu karena momentumnya pas.

Namun, di balik itu semua, kreator konten mengaku pekerjaan ini sangat menguras energi dan mental. Mereka harus selalu memikirkan konten apa yang akan disukai audiens dan mengambil momentum yang tepat.

Influencer menghabiskan waktu berhari-hari untuk merencanakan konten, memproduksi, hingga melalui proses edit untuk diunggah ke media sosial. Mereka juga harus selalu berinteraksi dengan para fans untuk menjaga popularitas.

“Ini adalah pekerjaan yang sangat berat dibandingkan apa yang dikira kebanyakan orang,” kata analis Emarketer, Jasmine Enberg.

“Kreator yang bisa hidup dengan menjadi influencer telah melakukan pekerjaan ini selama bertahun-tahun. Kebanyakan tak jadi besar dalam waktu singkat,” kata analis tersebut.

Terlebih lagi, para influencer yang bekerja secara mandiri tidak mendapatkan keuntungan seperti pekerja kantoran. Merak tak mendapatkan jaminan kesehatan, uang pensiun, serta bonus tahunan.

Di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi, influencer menghadapi tekanan yang kian sulit untuk mengamankan keuangan mereka.

Penghasilan dari Platform Makin Kecil

Pada 2020-2023, TikTok memiliki program pendanaan untuk kreator hingga US$ 1 miliar. YouTube melalui fitur Shorts juga memungkinkan kreator menghimpun uang sekitar US$ 100-10.000 per bulan dengan program pendanaan sementara.

Lalu, Instagram Reels memberikan penghargaan ke kreator dalam jumlah yang fluktuatif. Bonus besar itu menjadi taktik agar makin banyak orang membuat konten di platform mereka.

Namun, kini platform mulai mengubah kebijakan pembayaran untuk kreator konten. Ketentuan untuk penghasilan TikToker kini diperbanyak. Setidaknya harus memiliki 10.000 follower dengan view minimum 100.000 dalam sebulan.

Instagram juga tengah menguji coba program ‘invitation-only’ yang memberikan penghargaan uang bagi kreator yang membagikan Reels dan foto.

YouTube memperkenalkan program pembagian uang iklan pada tahun lalu untuk kreator Shorts yang memiliki setidaknya 1.000 subscriber dan 10 juta view dalam 90 hari. Mereka akan diberikan pembagian pendapatan iklan 45% untuk konten yang mereka bagikan.

Makin lama, TikToker mengaku makin susah cari duit. Salah satunya Ben-Hyun yang mengatakan pada Maret lalu mendapatkan US$ 200-400 per satu juta view. Namun, kini pendapatannya kian menurun meski follower-nya bertambah banyak hingga 2,9 juta.

Ben-Hyun mengaku kini hanya mendapat US$ 120 untuk video yang menghimpun 10 juta view. Hal ini menunjukkan, meski influencer memiliki audiens banyak, tetap sulit untuk memonetisasinya jika hanya berharap pada pendapatan dari platform.

Danisha Carter juga membagikan keresahan serupa. Ia mengatakan TikTok-nya memiliki 1,9 juta pengikut.

Menurutnya, para konten kreator berhasil membuat audiens ‘ketagihan’ di platform online dan mendatangkan pendapatan miliaran dolar AS ke TikTok dkk.

Namun, bayaran untuk influencer tak setimpal. Ia mengaku mendapatkan pendapatan dari TikTok dengan total US$ 12.000. Untuk menambah pendapatan, ia memutuskan membuat merchandise dan mampu menghasilkan uang US$ 5.000 pada tahun lalu.

“Kreator harus dibayar adil dengan persentase yang sesuai dengan pendapatan yang diraih aplikasi,” kata Carter.

“Harus ada transparansi soal bagaimana kami dibayar, dan kebijakannya harus konsisten,” ia menyarankan.

https://cycloinfo.com/

Israel Serang Iran, Begini Respons AS

Bendera Israel dan Amerika berkibar di US Capitol selama unjuk rasa mendukung Israel dan memprotes antisemitisme di National Mall di Washington, 14 November 2023. (REUTERS/Tom Brenner)

Israel melakukan serangan dengan target militer di Iran. Amerika Serikat (AS) menyebut serangan tersebut merupakan aksi balasan menyusul serangan rudal balistik Teheran awal bulan ini.

AS menyatakan bahwa pihaknya telah diberitahu sebelum serangan tersebut.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Sean Savett mengatakan serangan pada Sabtu (26/10/2024) dini hari itu adalah tindakan membela diri dan sebagai aksi balasan atas serangan rudal balistik Iran terhadap Israel pada 1 Oktober.

“Amerika Serikat diberitahu sebelumnya dan tidak ada keterlibatan AS,” kata seorang pejabat pertahanan AS, dikutip dari AFP, Sabtu (26/10/2024).

Pejabat itu tidak mengatakan seberapa jauh Amerika Serikat telah diberi tahu atau informasi seperti apa yang telah dibagikan oleh Israel.

Pejabat Gedung Putih mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris telah diberi pengarahan tentang serangan tersebut dan akan terus menerima pembaruan dari tim keamanan nasional mereka.

Meskipun mengetahui soal rencana serangan tersebut, AS mengaku tidak terlibat. Mereka hanya bekerja sama dengan pemerintah Israel untuk mendorong serangan berisiko rendah tanpa korban sipil, menurut seorang pejabat senior pemerintah AS, seraya menambahkan bahwa tampaknya target tersebut telah tercapai.

Pejabat itu menggambarkan serangan Israel tersebut luas dan tepat sasaran terhadap target militer di seluruh Iran.

“Dampaknya adalah respons pertahanan diri yang proporsional. Dampaknya adalah untuk mencegah serangan di masa mendatang dan menurunkan kemampuan Iran untuk melancarkan serangan di masa mendatang,” katanya, dilansir The Guardian.

Para pejabat menekankan bahwa AS menganggap operasi itu sebagai akhir dari serangan tembakan antara Israel dan Iran.

“Ini seharusnya menjadi akhir dari pertukaran militer langsung antara Israel dan Iran – kami melakukan pertukaran langsung pada bulan April dan itu ditutup dan sekarang kami melakukan pertukaran langsung ini lagi.” pungkasnya.

https://vljmag.com/

Tak Hanya Rupiah, Mata Uang Asia Lain Babak Belur Dihajar Dolar AS

Petugas menghitung uang di tempat penukaran uang Dolar Asia, Melawai, Blok M, Jakarta, Selasa, (3/10). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Rupiah terpantau merana di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang pekan ini. Begitu juga mata uang asia yang seluruhnya terkapar melawan sang dolar AS.

Melansir dari Refinitiv pada pekan ini, rupiah ambles 1,13% secara point-to-point (ptp) dihadapan dolar AS. Sementara pada perdagangan Jumat (25/10/2024) kemarin, rupiah ditutup melemah 0,39% di level Rp 15.635/US$.

Pada pekan ini pula rupiah kembali menyentuh level psikologis Rp 15.600/US$, di mana terakhir rupiah mendekati level psikologis ini yakni pada pertengahan Agustus lalu.

Tak hanya rupiah saja, mata uang Asia juga tidak ada yang mampu melawan ganasnya dolar AS pada pekan ini. Hanya beberapa mata uang Asia yang koreksinya cukup kecil yakni rupee India dan dolar Taiwan.

Ganasnya dolar AS dapat dibuktikan dengan indeks dolar AS yang perkasa pada pekan ini, yakni menguat 0,74% ke posisi 104,26, dari sebelumnya pada perdagangan akhir pekan lalu di 103,49.

Perkasanya dolar AS terjadi karena pasar global masih khawatir dengan kondisi global terutama ketegangan di Timur Tengah yang masih memanas hingga penurunan ekspektasi pasar terhadap kebijakan pemangkasan suku bunga acuan.

Pandangan investor terhadap kebijakan moneter bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) juga mempengaruhi pergerakan dolar.

Harapan terhadap pemangkasan suku bunga yang agresif pada FOMC November telah berkurang, tercermin dari penurunan probabilitas pemangkasan 50 basis poin (bps) dari 58% pada akhir September menjadi 0% saat ini.

Sebaliknya, probabilitas pemangkasan yang lebih kecil, sebesar 25 bps, meningkat dari 42% menjadi 95%.

Menurut Ekonom Ciptadana Sekuritas Asia, Renno Prawira, ketidakpastian politik di AS menjelang pemilu presiden 2024 juga memperkuat indeks dolar, dengan investor mulai memperhitungkan potensi kemenangan Donald Trump.

Seperti yang terlihat pada Pilpres 2016, kemenangan Trump saat itu mendorong penguatan signifikan pada dolar AS. Indeks DXY naik dari 97 pada hari pemungutan suara (8/11/2016) menjadi 102 pada akhir tahun tersebut.

Pada Rabu lalu, Wakil Presiden AS dari Partai Demokrat Kamala Harris unggul tipis 46% berbanding 43% atas mantan Presiden dari Partai Republik Donald Trump, menurut jajak pendapat Reuters.

Dengan pemilihan presiden AS yang tinggal dua minggu lagi, mantan Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden Kamala Harris terjebak dalam pertempuran sengit untuk memenangkan beberapa negara bagian yang lebih kompetitif.

Sementara itu, ratusan penduduk Beirut meninggalkan rumah mereka saat Israel bersiap menyerang lokasi yang terkait dengan operasi keuangan Hizbullah, yang memperburuk kekhawatiran akan eskalasi konflik.

https://concordeagreement.com/

PBB Teriak ‘Kiamat’ di Depan Mata, Tak Ada Waktu untuk Omong Kosong

Icebergs are seen at the Disko Bay close to Ilulisat, Greenland, September 14, 2021. REUTERS/Hannibal Hanschke

Emisi karbon harus segera dipangkas untuk mengakhiri krisis iklim. Menurut kepala lingkungan PBB, ini adalah waktu yang genting untuk segera dilakukan pemangkasan tersebut.

Gelombang panas ekstrem, badai, kekeringan, dan banjir telah menghancurkan masyarakat dengan pemanasan global kurang dari 1,5C hingga saat ini.

Janji pemotongan karbon oleh negara-negara untuk 2030 pun tidak terpenuhi. Bahkan jika janji tersebut terpenuhi, kenaikan suhu hanya akan terpangkas pada 2,6C hingga 2,8C, yang mana masih merupakan bencana.

“Tidak ada lagi waktu untuk omong kosong,” menurut sebuah laporan dari program lingkungan PBB (Unep), dikutip dari The Guardian, Sabtu (26/10/2024).

Laporan tersebut juga mendesak negara-negara untuk bertindak saat pertemuan puncak Cop29 pada November mendatang.

Mempertahankan target internasional 1,5C dalam jangkauan secara teknis memungkinkan, tapi hal itu mengharuskan emisi turun hingga 7,5% setiap tahun hingga 2035.

Unep mengatakan negara-negara harus secara kolektif berkomitmen untuk memangkas 42% emisi gas rumah kaca tahunan pada 2030 dan 57% pada 2035 dalam perjanjian PBB berikutnya.

“Tanpa janji-janji ini, dan tindakan cepat untuk mendukungnya, target 1,5C akan hilang,” kata PBB.

Namun, kepala Unep, Inger Andersen, mengatakan keliru jika hanya terpaku pada target 1,5C dipertahankan atau tidak, karena setiap fraksi derajat pemanasan global yang dihindari akan menyelamatkan nyawa, kerusakan, dan biaya.

“Jangan terlalu fokus pada angka. Menjaga suhu serendah mungkin adalah tujuan yang harus kita capai,” kata Andersen.

Ia menyebut bahwa pendanaan dan teknologi untuk memangkas emisi sudah ada, tetapi keberanian politik diperlukan, khususnya dari negara-negara G20 (tidak termasuk Uni Afrika) yang menyebabkan 77% emisi global.

Andersen mengatakan negara-negara di dunia membuat janji-janji iklim yang kuat di KTT Paris tahun 2015, dan sekarang waktu yang tepat untuk menepatinya.

“Kita membutuhkan mobilisasi global dalam skala dan kecepatan yang belum pernah terlihat sebelumnya, dimulai sekarang juga, atau target 1,5C akan segera mati dan target ‘jauh di bawah 2C’ akan menggantikannya di unit perawatan intensif,” pungkasnya.

https://trentinobook.com/

Misteri Emas 57 Ton Milik Soekarno Akhirnya Terungkap

Ir. Soekarno. (AP Photo/File Foto)

Presiden pertama RI sekaligus Proklamator kemerdekaan, Soekarno, seringkali dilaporkan memiliki emas seberat 57 ton yang disimpan di Swiss. Kabar ini sempat geger di masa lalu bahkan sampai sekarang.

Konon kabarnya, seluruh emas tersebut dipinjam Presiden Amerika Serikat (AS) John F. Kennedy pada 1963 untuk pembangunan Paman Sam.

Lantas seperti apa fakta sesungguhnya?

Jika mengacu pada data-data sejarah, tampaknya Soekarno tidak memiliki harta sebanyak itu. Fakta sejarah memaparkan bahwa selama menjadi Presiden Soekarno hidup kesulitan. Hal ini diungkap oleh Soekarno sendiri dalam wawancaranya kepada jurnalis AS, Cindy Adams.

Soekarno menyebut kalau gajinya selama jadi presiden hanya US$ 220. Dia pun tidak memiliki rumah dan tanah. Karenanya, wajar apabila dia hidup dari istana ke istana yang dimiliki negara.

Bahkan, tutur Soekarno, dia pernah dibelikan piyama oleh duta besar saat kunjungan ke luar negeri. Duta besar itu merasa kasihan karena Sukarno memakai baju tidur yang sudah robek.

“Adakah Kepala Negara yang melarat seperti aku dan sering meminjam-minjam dari ajudannya?” kata Sukarno kepada Cindy Adams dalam Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia (1964).

Masih mengutip wawancara dengan Cindy Adams, saking miskinnya, Soekarno bahkan pernah hampir diberi gedung secara patungan oleh rakyat. Namun, dia menolak dengan alasan tidak ingin merepotkan.

Putra pertama Soekarno, Guntur Soekarnoputra, membenarkan pernyataan ayahnya itu. Dalam kolom opini di Media Indonesia yang diterbitkan 26 September 2020, Guntur menyebut jika Soekarno, sejak sebelum sampai jadi presiden, kantongnya selalu tipis.

Ia juga menyebut tak heran kalau ayahnya kerap meminjam uang kepada sahabatnya sejak zaman pergerakan, salah satunya Agoes Moesin Dasaad.

“Sebagai presiden, Bung Karno adalah presiden yang paling miskin di dunia ini. Ia tidak punya tanah, tidak punya rumah, apalagi logam-logam mulia seperti yang digembar-gemborkan orang selama ini,” kata Guntur.

Sejarawan Indonesia, Ong Hok Ham, juga membantah rumor harta segunung Sukarno. Lewat tulisan Kuasa dan Negara (1983), Ong mematahkan cerita itu dan memberi fakta sejarah sesungguhnya. Salah satunya terkait cerita Soekarno mewarisi kekayaan kerajaan Mataram Islam.

Kata Ong, tidak mungkin ada seseorang mewarisi harta dari kerajaan kuno. Apalagi mewariskan batangan emas. Masalahnya, harta kerajaan kuno tidak sebesar yang dibayangkan. Apalagi saat itu, Mataram Islam disebut masih punya utang kepada VOC.

Ong juga menyebut kalau kisah harta Soekarno sebenarnya bisa dipatahkan dengan argumen sederhana: jika punya emas, seharusnya Soekarno tidak melarat hingga akhir hayatnya. Ini artinya cerita harta karun emas batangan presiden pertama Indonesia yang selama ini dipercaya tidak benar.

https://basunews.com/

Israel Serang Iran, Arab saudi Buka Suara

Kolase Foto Bendera Arab Saudi dan Bendera Israel. (Dok. Pool Getty Images)

Arab Saudi mengecam tindakan militer Israel yang menargetkan Iran sebagai “pelanggaran kedaulatannya” dan hukum internasional.

Dilansir Reuters, Sabtu (26/10/2024)Arab Saudi mendesak semua pihak untuk menahan diri secara maksimal dan meminta masyarakat internasional untuk mengambil tindakan guna meredakan ketegangan dan mengakhiri konflik di kawasan tersebut.

Sebelumnya Israel melancarkan serangan terhadap target militer di Iran pada, sebagai tanggapan atas serangan Iran sebelumnya ke Negeri Zionis tersebut.

Israel sebelumnya telah berjanji akan membalas Iran atas serangan rudal 1 Oktober, yang merupakan serangan langsung kedua dari republik Islam tersebut kepada musuh bebuyutannya.

Eskalasi kekerasan yang cepat ini telah meningkatkan kekhawatiran di seluruh kawasan dan sekitarnya akan perang yang lebih luas, mempertemukan Israel dengan Iran dan sekutu-sekutu yang disebut sebagai “poros perlawanan” di berbagai front.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa ledakan kuat terdengar di sekitar ibu kota, Teheran, tanpa memberikan rincian penyebab ledakan tersebut.

“Beberapa menit lalu, suara ledakan keras terdengar di sekitar Tehran, namun sumber suara tersebut belum jelas,” seperti dilaporkan oleh TV negara Iran.

Selain itu, seorang reporter AFP juga mengonfirmasi mendengar suara ledakan di Teheran.

Israel pun menyatakan serangan ke target militer Iran telah selesai, di mana rudalnya disebut berhasil menghantam fasilitas manufaktur senjata Teheran.

“Berdasarkan intelijen, pesawat IAF (angkatan udara) menyerang fasilitas produksi rudal yang digunakan untuk memproduksi rudal yang ditembakkan Iran ke Negara Israel selama tahun lalu,” kata militer dalam sebuah pernyataan.

“Secara bersamaan, IDF (militer) menyerang susunan rudal permukaan-ke-udara dan kemampuan udara Iran tambahan, yang dimaksudkan untuk membatasi kebebasan operasi udara Israel di Iran,” katanya.

“Pesawat kami telah kembali dengan selamat … Serangan balasan telah selesai dan misi telah terpenuhi,” militer menambahkan.

Namun, Israel kembali mengancam Iran agar tak melakukan pembalasan.

Militer Israel mengungkapkan serangan tersebut merupakan respons atas apa yang mereka sebut “serangan berkelanjutan selama berbulan-bulan dari rezim Iran.”

Menurut pernyataan militer Israel, “Rezim di Iran dan sekutu-sekutunya di wilayah tersebut telah terus-menerus menyerang Israel sejak 7 Oktober-di tujuh front-termasuk serangan langsung dari wilayah Iran.”

https://sanlorenzello.net/

Terkuak! Ternyata Ini Alasan Banyak Negara Arab Melindungi Israel

Tentara Israel berpose di samping tank, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, dekat Perbatasan Israel-Gaza, di Israel selatan, 9 Mei 2024. (REUTERS/Amir Cohen)

Sudah satu tahun pascaserangan Israel ke Palestina yang terjadi pada 7 Oktober 2023. Bukannya mereda, malah konflik malah semakin memanas dan meluas ke wilayah Timur Tengah.

Terbaru, Israel menyerang Iran setelah sebelumnya serangkaian pembunuhan para pemimpin Hamas dan Hizbullah dilakukan oleh Israel.

Di tengah gempuran bertubi-tubi ke Palestina, negara-negara Arab pecah suara akibat adanya beberapa negara yang menormalisasi hubungan dengan Israel.

Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar negara Arab diketahui menyangkal adanya hubungan resmi atau rahasia dengan Israel. Faktanya, sebagian negara tersebut juga tidak dapat menutup-nutupi hubungan mereka dengan Tel Aviv tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sendiri telah secara terbuka mengungkapkan bahwa negaranya mempertahankan hubungan tidak resmi dengan berbagai negara Arab.

Laporan Foreign Policy pada April 2024, yang dikutip Sabtu (26/10/2024), menyebut negara-negara Arab mendukung Israel karena salah satunya demi kepentingan mereka sendiri.

Hal ini terungkap dari koordinasi keamanan regional di bawah naungan Komando Pusat AS (CENTCOM), serta peristiwa serangan balasan Iran dengan meluncurkan ratusan drone dan rudal ke Israel yang dilakukan beberapa waktu lalu.

“Operasi militer terkoordinasi yang melindungi Israel dari korban massal dan kehancuran menyoroti ketahanan perjanjian damai Yordania-Israel dan Mesir-Israel serta perjanjian normalisasi 2020,” demikian laporan tersebut, yang juga mengayakan kerja sama keamanan ini semakin intensif setelah Israel berada di bawah wilayah tanggung jawab CENTCOM pada September 2021.

Sementara itu, media Inggris The Economist mencatat bahwa dalam serangan Iran ke Israel, “negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi, mungkin juga memainkan peran tidak langsung, karena mereka menjadi tuan rumah bagi sistem pertahanan udara, pesawat pengintai, dan pengisian bahan bakar Barat yang sangat penting bagi upaya tersebut.”

Di dunia maya, beberapa komentator dengan cepat merayakan keterlibatan Arab. Mereka mengatakan hal itu membuktikan bahwa orang Arab dan Israel dapat bekerja sama dan bahwa Israel tidak sendirian di Timur Tengah.

“Serangan Iran juga menggalang dukungan internasional baru di belakang Israel, termasuk dari negara-negara Arab utama yang kritis terhadap serangan Gaza yang tetap mendukung respons militer Israel terhadap serangan pesawat nirawak tersebut,” kata Julien Barnes-Dacey, direktur program Timur Tengah dan Afrika Utara di Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri.

Sebagai informasi, dalam serangan Israel ke Lebanon, Arab Saudi mengatakan dalam sebuah bahwa mereka mengikuti perkembangan di Lebanon dengan “kekhawatiran yang serius,” serta mendesak pelestarian kedaulatan dan keamanan regional Lebanon.

Namun, negara ini tidak membahas kematian pemimpin Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah oleh Israel.

Sementara Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain, tetap bungkam sepenuhnya tentang pembunuhan Nasrallah. UEA dan Bahrain menormalisasi hubungan dengan Israel pada tahun 2020, dan Bahrain menumpas pemberontakan pro-demokrasi yang cukup besar oleh komunitas Syiahnya pada tahun 2011.

https://giteospeed.org/

Anda Terpantau Google 24 Jam, Begini Cara Agar Tak Dilacak

FILE - In this Monday, Nov. 5, 2018, file photo, a woman walks past the logo for Google at the China International Import Expo in Shanghai. Chinese tech giant Huawei is racing to develop replacements for Google apps. U.S. sanctions imposed on security grounds block Huawei from using YouTube and other popular Google

Google terus memantau aktivitas penggunanya. Hal ini dilakukan sebagai salah satu alasan mengapa pengguna mungkin sering menemukan iklan sebuah produk di internet ketika produk tersebut baru saja dibicarakan.

Jangan khawatir, karena ada cara yang pengguna bisa menghentikan Google untuk melacak aktivitas kita di dunia maya.

Dikutip dari Cnet, berikut langkah-langkahnya.

1. Buka laman Google.com dari browser desktop atau mobile

2. Masuk akun Google.

3. Pilih Manage Your Google Account.

4. Pada Privacy & Personalization, pilih Manage Your Data & Personalization.

5. Akan nampak menu Activity Control dengan scrolling layar ke bawah. Pilih Manage your Activity Control.

6. Akan muncul kota Web & App Activity, geser toggle untuk mematikannya.

7. Akan timbul pemberitahuan untuk memastikan pengguna paham apa yang dilakukan dengan menonaktifkan pengaturan, kemudian pilih pause.

Setelah langkah di atas dilakukan, maka fitur “CCTV” Google akan dimatikan. Jadi pengguna tidak akan melihat iklan dan rekomendasi penelusuran yang relevan.

Sebaliknya, iklan yang hadir kurang relevan serta rekomendasi penelusuran kurang bermanfaat. Pengalaman personal tidak akan didapat lagi setelah fitur dinonaktifkan.

Sebagai pengingat, pengguna juga tidak akan kehilangan data yang tersimpan saat pelacakan dimatikan. Ini akan berguna di masa mendatang karena Google tidak akan menyimpan informasi di masa depan, namun data yang sudah tersimpan sebelumnya tidak akan terhapus.

Cara Cari Data Anda di Google

Beberapa produk atau layanan Google seperti Gmail, Google Search dan ponsel Android mengumpulkan data soal Anda. Ada beberapa data yang dikumpulkan jika kamu menggunakan platform tersebut. Menurut laporan CNBC Internasional, berikut beberapa data yang dikumpulkan perusahaan, dikutip Rabu (20/9/2023):

– Nama, jenis kelamin, dan tanggal lahir.

– Nomor ponsel.

– Pencarian di Google.

– Situs yang dikunjungi.

– Apa yang disukai (makanan hingga olahraga).

– Tempat kerja.

– Tempat tinggal.

– Video yang suka ditonton.

Kamu bisa mengetahui data pribadi apa saja yang dikumpulkan Google. Simak caranya berikut ini:

Jenis Iklan yang Diminati

Masuk ke akun Google, lalu klik Manage Ads Settings. Cara ini untuk mengetahui topik iklan yang kamu sukai menurut Google. Di dalamnya akan tertera data seperti jenis kelamin, umur dan iklan apa yang pernah diblokir.

Tempat yang Pernah Dikunjungi

Google Locations History Page akan menunjukkan lokasi mana saja yang pernah pengguna kunjungi. Data ini tersimpan di dalam platform Google Maps.

Aktivitas Youtube

Kamu juga bisa melihat aktivitas yang dilakukan di dalam Youtube. Caranya bisa mengakses lewat fitur Search dan juga Youtube Watch.

Cara menghapus riwayat internet

Selain memastikan diri Anda tidak terlacak di internet, Anda juga bisa menghapus jejak digital di HP dan ponsel. Caranya adalah dengan rutin menghapus riwayat penelusuran di browser.

Berikut adalah caranya:

1. Google Chrome

Untuk menghapus riwayat di Google Chrome, klik tiga titik untuk masuk ke menu. Berikutnya pilih Settings dan pada sidebar buka menu Privacy & Security.

Berikutnya pilih Clear browsing data. Kamu harus memilih periode waktu yang ingin dihapus setelah itu klik Clear data.

Sebagai catatan, jika kamu mengatur browser sinkron dengan komputer lain melalui akun Google maka saat menghapus riwayat pada satu perangkat akan terjadi hal yang sama di perangkat lain.

2. Mozilla Firefox

Klik lebih dulu tiga garis horizontal di bagian kanan untuk masuk ke menu. Lalu pilih Settings > Privacy & Security dan scroll ke bawah hingga Cookies & Site Data.

Kamu bisa menghapus seluruh data dan mengelola data agar memiliki kontrol pada apa yang dihapus. Selain itu centang kotak yang menghapus data browsing setiap menutup Firefox jika tidak ingin melakukan secara manual.

3. Safari

Di Safari, buka lebih dulu menu dan klik Clear History. Pilih rentang waktu yang datanya ingin kamu hapus dan klik Clear History.

Saat menghapus riwayat di Safari, maka tidak bisa mendapatkan pilihan menghapus berbagai jenis data. Jadi cookie dan file cache ikut terhapus juga.

4. Microsoft Edge

Pengguna Windows 11 bisa menghapus riwayatnya dengan menekan tanda tiga titik di sebelah kanan. Lanjutkan dengan memilih Settings dari menu yang muncul.

Pada menu Privacy temukan Clear browsing data dan klik Choose what to clear. Tentukan pilihan dari daftar, termasuk riwayat penjelajahan, data cache. Terakhir klik Clear Now.

5. Opera

Langkah pertama klik ikon Settings di bagian kanan bar alamat. Pada menu yang muncul, scroll dan temukan Privacy & Security di samping Browsing data lalu klik Clear.

Berikutnya kamu bisa memilih jenis data yang ingin dihapus, termasuk menentukan jangka waktu. Setelah semuanya selesai, klik Clear Data.

https://kincirhembus.org/

Gorengan & Mi Instan Bawa ‘Malapetaka’ Untuk RI, Ini Buktinya

Ira Dijaya (41)melayani pembeli gorengan di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta, Jumat (7/1/2022). Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), secara nasional harga minyak goreng curah pada 29 Desember lalu hanya Rp.18.400/Kg. Pada 6 Januari 2022 atau kemarin, menyentuh Rp. 18.550/Kg, atau naik 0,81%. Kemudian minyak goreng kemasan bermerk 1 pada 30 Desember 2021 harganya Rp. 20.600/Kg. Sementara kemarin menjadi Rp. 20.800/Kg, naik 0,97%. Begitu juga minyak goreng kemasan bermerk 2. Di mana pada 30 Desember masih Rp. 20.030/Kg, kemarin menjadi Rp. 20.300/Kg atau meningkat 1,34%. Harga minyak goreng di pasar tradisional masih tinggi. Pedagang menginginkan harga segera normal kembali. Menurut Ira penjual gorengan

Gorengan dan mi instan merupakan makanan yang tidak lepas dari masyarakat Indonesia. Pasalnya, makanan ini lebih praktis dan terjangkau bagi semua kalangan di kehidupan urban modern.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat masyarakat Indonesia makin gemar mengkonsumsi makanan dan minuman tidak sehat, termasuk gorengan dalam beberapa tahun terakhir.

Proporsi penduduk yang mengkonsumsi gorengan mencatat kenaikan signifikan yakni menjadi 51,7% pada 2023 dari sebelumnya 45% pada 2018 silam. Jumlah konsumsi gorengan hanya kalah dari mie instan.

Proporsi tersebut dengan menghitung penduduk berumur di atas 3 tahun dan berapa kali mengkonsumsi gorengan. Hasilnya, 51,7% penduduk Indonesia yang berusia 3 tahun ke atas makan gorengan 1-6 kali seminggu.

Padahal, gorengan terbilang makanan yang tidak sehat. Sebab bisa memicu kekhawatiran serius terkait kesehatan, terutama penyakit jantung.

Lebih spesifik soal gorengan yang tinggi karbohidrat, lemak tidak sehat, serta mengandung tambahan gula dan garam memiliki korelasi lebih tinggi terhadap efek buruk pada penyakit kardiovaskular.

Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Contoh penyakit kardiovaskular yang umum ada serangan jantung, aritmia, gagal jantung, sampai stroke.

Penyakit jantung merupakan penyakit paling mematikan di Indonesia. Data dari Institute for Health Metrics and Evaluation pada 2019 menyebutkan penyakit jantung berada di posisi teratas penyebab kematian tertinggi setelah neoplasma dan diabetes, di mana terdapat kematian 251 per 100.000 penduduk.

BPS dalam publikasinya, Volume 1, Nomor 5, 2024 berjudul “Cerita Data Statistik untuk Indonesia, Kehidupan Sehat dan Sejahtera” menuliskan, faktor risiko penyakit jantung yang dapat dikontrol (modifiable risk factor). Salah satunya adalah pola konsumsi, seperti pola makan tidak sehat (poor diet), merokok, alkohol dan kurang aktivitas fisik (Hajar, 2017).

Hal tersebut juga sejalan dengan beberapa penelitian lainnya. Lebih lanjut menurut Anand et al., (2015), perubahan gaya hidup modern, seperti mengkonsumsi banyak makanan tidak sehat yang mengarah pada makanan siap saji yang tinggi karbohidrat, lemak tidak sehat, serta tambahan gula dan garam memiliki hubungan dengan penyakit jantung.

Lebih spesifik lagi konsumsi karbohidrat yang berlebihan, terutama dalam bentuk karbohidrat olahan dan gula tambahan, berkontribusi terhadap risiko penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi, terutama di populasi Asia (Jo et al., 2023).

https://calling88.id/